Warga Kerinci dihebohkan Video Harimau Berkeliaran di Ladang
Warga Kerinci dihebohkan Video Harimau Berkeliaran di Ladang

Warga Kerinci dihebohkan Video Harimau Berkeliaran di Ladang


KILASHARIAN.COM, KERINCI – Warga kerinci dihebohkan video harimau berkeliaran di Ladang kawasan Desa Muara Emat Kecamatan Batang Merangin. Dalam video tersebut, seekor harimau nampak berkeliaran di ladang milik warga.
video harimau berkeliaran tersebut beredar di media sosial facebook. video tersebut diunggah oleh pemilik akun facebook Wayne Poni. Dalam video yang diposting wayne poni, terlihat seekor harimau berkeliaran di kebun milik warga.
Atas peristiwa ini, kabarnya pemerintah desa setempat bersama pihak kepolisian juga telah mengeluarkan imbauan kepada warga agar masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi konflik dengan harimau.
“Disamping itu juga, warga yang mempunyai ternak juga diminta untuk tidak dilepaskan,” Isi himbauan tersebut.
Sementara di konfirmasi kepada kepala KPHP Kerinci Unit i, Neneng Susanti mengatakan tiga hari belakangan ini tim sudah diturunkan ke lokasi. Berdasarkan hasil pengecekan lokasi.  Tim mendapat jnformasi harimau tersebut sudah berkeliaean dilokasi tersebut sejak 5 hari terakhir.
“Harimau muncul pada sore hari, kondisi ini membuat masyarakat ketakutan dan ragu keladang,” ungkap Neneng.
Ia menjelaskan dalam beberapa hari ini tim dari Kphp Kerinci Unit I Kerinci kesulitan untuk menuju ke lokasi keberadaan harimau tersebut, dikarenakan kondisi medan yang licin dan kondisi hujan deras. Usaha yang dilakukan yakni dengan memasang kamera trap dibeberapa titik dilokasi.
selain itu patroli akan dilaksanakan beberapa hari bersama bksda jambi. Pihknya juga akan menghalau harimau ke habitatnya. Tapi jika sudah beresiko terhadap keselamatan manusia, maka baru kita pasang perangkap. (dry)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.