Cuaca ekstrem, 74 Desa Di Sarolangun Berpotensi Kebanjiran
Cuaca ekstrem, 74 Desa Di Sarolangun Berpotensi Kebanjiran

Cuaca ekstrem, 74 Desa Di Sarolangun Berpotensi Kebanjiran

 
Kilasharian. Com, Sarolangun  -  Kabupaten Sarolangun dilanda Cuaca ekstrem. Potensi banjir dan longsor beserta angin puting beliung terus menghantui warga. Terlebih warga yang berada di bantaran aliran sungai serta daerah perbukitan.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Jambi, musim hujan terus mengguyur provinsi Jambi  terutama di Kabupaten Sarolangun, dengan turunnya  hujan yang terus menerus akan berdampak pada meningkatnya intensitas air sungai hingga mengakibatkan banjir.

kepala BPBD Sarolangun Trianto menjelaskan akibat cuaca ekstrem ini sedikitnya terdapat 74 desa dari 7 kecamatan di kabupaten Sarolangun yang akan berdampak banjir.  Sebanyak 74 desa tersebut berdampak banjir, namun sejauh ini yang mengalami banjir cukup dalam yakni Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun yang terus menjadi langganan banjir terparah setiap tahunya, selebihnya banjir masih dalam pantauan dan terpantau belum mengganggu aktifitas warga.

"Iya terdapat 74 desa dari 7 kecamatan berada di bantaran aliran sungai dan berdampak akan mengalami kebanjiran" sebut Trianto kepala BPBD Sarolangun

Trianto menghimbau agar warga yang berada di sepanjang aliran sungai agar berhati hati dan cepat laporkan situasi perkembangan air yang terus mengalami peningkatan, agar petugas sigap langsung mengamati dan bertindak.

" Kita himbau warga yang berada di aliran sungai selalu berhati hati kapan saja bisa banjir terutama di ukir sungai yang akan berdampak banjir kiriman" sebut Trianto

Sambungnya" kita harap warga segera melaporkan intensitas air apabila sewaktu waktu air meningkat, agar tim kita cepat bergerak dan mengevakuasi wilayah banjir " katanya (riy)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.