Debit Air Baku PDAM Tirta Khayangan Berkurang 40%
Debit Air Baku PDAM Tirta Khayangan Berkurang 40%

Debit Air Baku PDAM Tirta Khayangan Berkurang 40%

Kilasharian.  Com,  Sungaipenuh - Dampak dari musim kemarau yang terus melanda kota Sungai Penuh sejak beberapa bulan terakhir ini, mengakibatkan debit air baku untuk di alirkan ke pelanggan PDAM Tirta Khayangan Sungai Penuh berkurang sangat signifikan hingga 40 persen.

Direktur Utama PDAM Tirta Khayangan Sungai Penuh, melalui Pelaksana Tugas Kabag Air Minum, Syafrial, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/9/2019), mengungkapkan di saat kondisi normal bak penampung PDAM Tirta Khayangan yang berada di Desa Pelayang Raya mampu memproduksi air bersih hingga 140 liter/detik, dan untuk kondisi sekarang mengalami penurunan hingga 40% menjadi 61 liter/detik.

"Berkurangnya Debit Air Baku kita saat ini,  berdampak pada 6.000 lebih pelanggan PDAM Tirta Khayangan menjadi terhambat dalam mendapatkan pasokan air bersih. Tetapi nampaknya hujan sudah mulai turun, mudah-mudahan bisa menambah debit air," kata Syafrial.

Melihat hal demikian, ditambahkan PLT Kabag Air Minum, pihak PDAM pun terpaksa memberlakukan jadwal pendistribusian air bersih keribuan pelanggan. Ada yang lakukan secara bergilir melalui perpipaan dua hari sekali, dan ada yang digilir melalui mobil tangki, terutama khusus bagi pelanggan yang benar-benar tidak mendapatkan air dari perpipaan.

"Untuk pendistribusiandi saat ini kami bagi kedalam 4 wilayah, yakni wilayah Jalan Muradi, Jalan Perwira dan Kelurahan Sungai Penuh Desa Gedang akan di distribusikan mulai dari jam 06.00 pagi - 10.00 WIB. Untuk wilayah Pondok Tinggi, Aur Duri dan sebagian Lawang Agung akan dialirkan pada pukul 10.00 - 14.00 WIB. Sedangkan wilayah Kelurahan Sungai Penuh dialirkan pada pukul 14.00 - 20.00 WIB malam, dan untuk Wilayah Kelurahan Sungai Penuh, Karya Bakti, Jalan Depati Parbo, Lawang Agung serta Kumun akan dialirkan pada pukul 20.00 malam hingga 06.00 WIB pagi dua hari sekali. Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu disesuaikan dengan kondisi debit air baku," papar Syafrial.

Lebih lanjut Syafrial mengungkapkan, untuk IPA wilayah Hamparan Rawang juga digilir karena sebagian juga ikut membantu untuk daerah pasar Sungai Penuh, walupun debit air menurut tetapi produksi masih tetap. Sementara untuk IPA Kumun Debai saat ini masih terkendala pada pompa dan IPA Tanah Kampung masih normal.

"Demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selain dilakukan pendistribusian secara bergilir, kami juga mengerahkan 3 mobil tangki setiap harinya, dua mobil milik PDAM dan dibantu 1 mobil dari Dinas sosial Kota Sungai Penuh," ungkapnya.

Plt Kabag Air Minum juga menghimbau kepada setiap pelanggan PDAM Tirta Khayangan jika air mengalir atau yang diantar oleh petugas PDAM menggunakan mobil tangki kerumah-rumah, maka tampung lah sesuai dengan kebutuhandan berhematlah dalam menggunakan air.

"Kami dari pihak PDAM mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan saat ini, karena situasi ini bukan kehendak kita tetapi memang kedala alam. Saat air mengalir kerumah kita atau ketika diantar oleh petugas, kami harapkan pelanggan menampung air sesuai kebutuhan dan berhematlah dalam menggunakan air demi kecukupan air bagi seluruh pelanggan," pungkasnya. (dry)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.