Yos Adrino Bersama Istri Serap Aspirasi Pedagang Pasar Ulu Air
Yos Adrino Bersama Istri Serap Aspirasi Pedagang Pasar Ulu Air

Yos Adrino Bersama Istri Serap Aspirasi Pedagang Pasar Ulu Air


Kilasharian. Com, Sungai Penuh - Calon Wakil Walikota Sungaipenuh nomor urut 2, Yos Adrino dan istri Susi Adrino menyapa dan menyerap aspirasi pedagang dan pembeli di pasar pagi Minggu Desa Ulu Air kecamatan Kumun Debai, Minggu (11/10) pagi.  

Dalam kunjungan itu istri Yos Adrino (Susi Adrino) juga belanja alat kebutuhan rumah tangga. 

"Iya, tadi kita kepasar pagi minggu Ulu Air. Pedagang disana menjual sayur - sayur yang segar segar sekali dari hasil kebun mereka sendiri," ujar Yos Adrino yang juga merupakan politisi PAN. 

"Istri saya tadi juga belanja disana, membeli belut, sayur sayuran dan kebutuhan rumah tangga lainnya," terangnya.

Sambil berbelanja, dirinya dan istri juga menyapa dan melihat langsung pusat jual beli mingguan warga Kumun di setiap hari minggu pagi tersebut. 

Orang kepercayaan H. Bakri yang merupakan  ketua DPW PAN dan juga anggota DPR-RI tiga periode ini mengungkapkan adanya aspirasi dari pedagang supaya pasar pagi ini bisa dibuatkan permanen dan tidak lagi berjualan di jalan. 

"Pedagang minta dibuatkan pasar permanen," ujarnya

Aspirasi tersebut, lanjutnya, akan menjadi pemikiran serius dirinya dan Fikar Azami kedepannya. Apalagi, dia juga mengharapkan pasar minggu pagi kumun debai itu tidak lagi sekali seminggu akan tetapi bisa setiap harinya. 

"Ini akan kita upayakan serius kedepannya. Kita sangat mendukung supaya pasar ini dibuatkan permanen sehingga kedepannya pasar ini bisa menjadi pasar harian," ujarnya

Dirinya juga mengapresiasi para masyarakat Kumun Debai yang memiliki jiwa bisnis yang tinggi.

"Yang berjualan disana warga kita Kumun Debai," ujarnya. (Adv/dry)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.