Kegiatan tahunan ini kembali digelar sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Peresmian pasar bedug tersebut turut dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh, Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.
Bupati M. Syukur menyampaikan bahwa pasar bedug memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, terutama di bulan suci Ramadan ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
“Pasar Bedug dan Bazar ini bertujuan membantu perekonomian masyarakat. Menjelang lebaran, kebutuhan warga tentu meningkat. Dengan adanya wadah ini, para pelaku UKM bisa menambah penghasilan dan meringankan beban ekonomi mereka,” ujar Bupati dengan nada penuh kehangatan.
Bupati juga mengapresiasi ragam kuliner khas Ramadan yang ditawarkan para pedagang, mulai dari aneka kue tradisional hingga takjil yang jarang ditemui pada hari biasa. Ia pun mengimbau para ASN dan kepala OPD agar ikut meramaikan pasar dengan berbelanja produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap UKM Merangin.
“Tadi saya lihat sudah banyak kue-kue khas. Saya berharap para OPD belanja di sini, beli produk UKM kita. Lokasi ini sudah cukup rapi, namun karena memanfaatkan ruang publik, aspek ketertiban harus kita jaga bersama,” tambahnya.
Mengingat lokasi Pasar Bedug berada di jalur umum yang cukup strategis dan ramai, Bupati Merangin menginstruksikan Dinas Perhubungan serta Satpol PP untuk bersiaga penuh demi menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan pengunjung.
Senada dengan itu, Sekda Merangin Zulhifni menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi, terutama terkait kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pasar.
“Ke depan, kami berharap ada rekayasa lalu lintas yang lebih matang dengan berkoordinasi bersama Polres dan Dishub. Tujuannya agar tidak terjadi kemacetan parah, sehingga masyarakat bisa berkunjung dengan nyaman dan aman,” jelasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi. Sejak dibuka, Pasar Bedug langsung dipadati pengunjung yang berburu takjil untuk berbuka puasa. Welli, warga Pasar Atas Bangko, mengaku terkesan dengan penataan pasar bedug tahun ini.
“Pasar bedug sekarang terasa beda, lebih rapi dan tertib. Parkirnya aman, belanja pun jadi nyaman,” ujarnya singkat.
Kegiatan pembukaan ditutup dengan peninjauan stand bazar oleh Bupati Merangin bersama rombongan. Sambil berkeliling, Bupati tampak berinteraksi langsung dengan para pedagang dan membeli sejumlah hidangan untuk berbuka puasa. (*)
