Abrasi Ruas Jalinsum Ancam Keselamatan Pengendara, Balai Jalan terkesan tutup mata
Abrasi Ruas Jalinsum Ancam Keselamatan Pengendara, Balai Jalan terkesan tutup mata

Abrasi Ruas Jalinsum Ancam Keselamatan Pengendara, Balai Jalan terkesan tutup mata

 

Kilasharian. Com, Sarolangun - Ruas jalan lintas Sarolangun Jambi  di desa batu ampar kecamatan pauh terancam kabupaten Sarolangun mengalami abrasi.  Amblasnya bahu jalan lintas antar kabupaten dalam provinsi jambi ini sudah terjadi sejak lima tahun terakhir dan mengakibatkan satu unit mobil sayur enam bulan terakhir terjun bebas terjatuh ke bibir sungai Tembesi dengan kedalaman mencapai 25 meter.

kondisi bahu ruas jalan lintas Sarolangun Jambi yang berada dibantaran sungai tembisi di desa batu ampar kecamatan pauh kabupaten Sarolangun mengancam keselamatan kengendara.

Bahu jalan antar kabupaten di kilometer 18 dari kota sarolangun ini  sudah abrasi sejak 5 tahun, bahkan situasi menghawatirkan berkisar 3 tahun terakhir, rambu pembatas jalan sudah longsor dan amblas ke sungai Tembesi.

Kepala desa batu ampar kecamatan pauh Sri damayanti mengatakan, ruas jalan yang berpotensi abrasi maupun longsor berkisar 25 meter, namun dalam sepanjang tahun 2020 hingga memasuki 2021 terus terjadi abrasi sehingga menyebabkan rambu rambu yang ada amblas dan mengancam putusnya jalan lintas sumatera Jambi- Sarolangun.
"Iya jalan ini amblas akibat abrasi aliran sungai muara Tembesi dan rambu pembatas jalan pun telah ambruk" sebut kades batu ampar

Sri damayanti menambahkan beberapa kali mengajukan untuk perbaikan jalan dan berharap akan diturap, dalam pengajuan  sudah pernah dinas PUPR provinsi jambi melakukan pengecekan dilapangan, namun hingga saat ini belum ada realisasi dari instnasi terkait, padahal jalan tersebut merupakan jalan satu satunya  penghubung  ke kabupaten Sarolangun Merangin kerinci dari  provinsi jambi.

"Kita berharap penuh adanya tindak lanjut untuk perbaikan turap, eh setelah di cek hingga kini tidak ada perbaikan" ulas Sri Damayanti dengan wajah kecewa

Selain itu dijelaskan Sri Damayanti sekira 6 bulan lalu sebuah mobil truk pengangkut sayur dari  Curup  pernah terjun bebas dan masuk ke sungai.
"Pernah mobil sayur Curup disubuh hari terjerumus ke sungai akibat bibir jalan amblas kena abrasi" jelasnya 

untuk itu Sri harap balai PU PR Provinsi Jambi tidak mengabaikan hal ini sebelum jalan terputus dan menelan korban jiwa .

"Kita berharap sekali dinas terkait tidak mengabaikannya sebelum menelannkorban jiwa atau jalan putus," terang kades batu ampar

Sementara Sri damayanti menghimbau kepada pengendara yang melintasi wilayah desa batu ampar untuk waspada di jalan tersebut terutama di malam hari selain tidak ada penerangan jalan rambu hanya diberi tumpukan ban bekas, sebagai antisipasi dan kewaspadaan  dilokasi tersebut sudah di tempatkan karung pasir dan ban mobil sebagai penanda jalan rawan longsor dan abrasi. (riy)

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.