Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa kontribusi Putut Riyatno selama memimpin BKKBN di Jambi telah memberikan dampak nyata bagi pembangunan keluarga dan program Keluarga Berencana (KB) di Bumi Pucuk Jambi Sembilan Lurah.
Capaian Prestasi Nasional Gubernur menyoroti salah satu keberhasilan signifikan di bawah kepemimpinan Putut, yakni keberhasilan Provinsi Jambi meraih peringkat kedua nasional dalam penurunan angka stunting pada periode sebelumnya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi luar biasa ini. Kita pernah berada di peringkat dua nasional dalam penurunan stunting. Ini adalah buah dari kerja keras bersama yang harus kita pertahankan dan evaluasi ke depannya,” ujar Al Haris.
Selain memberikan apresiasi, Gubernur juga memberikan pesan motivasi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BKKBN. Ia menekankan bahwa setiap proses karier, termasuk penugasan di daerah terpencil, merupakan batu loncatan menuju kesuksesan.
Capaian Kinerja BKKBN Hingga 2025 Dalam kesempatan yang sama, Putut Riyatno menyampaikan laporan akhir masa jabatannya setelah mengabdi selama lebih dari 34 tahun sebagai ASN. Ia memaparkan sejumlah indikator keberhasilan program BKKBN di Provinsi Jambi hingga tahun 2025, di antaranya:
Total Fertility Rate (TFR): Tercatat di angka 2,24 (melampaui target nasional 2,25).
Kontrasepsi Modern: Penggunaan mencapai 69,4 persen.
Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga): Mencapai skor 69,2 persen.
Program Genting: Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) sukses melampaui target hingga 185 persen.
Tantangan Masa Depan Meski mencatatkan banyak keberhasilan, Putut mengakui masih ada tantangan besar yang harus dilanjutkan oleh suksesornya. Hal ini mencakup fluktuasi angka stunting serta urgensi pemenuhan gizi bagi ibu hamil, menyusui, dan balita di pelosok daerah.
“Capaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh mitra kerja, stakeholder, dan para penyuluh KB di lapangan. Saya memohon maaf jika ada kekurangan selama bertugas dan berkomitmen untuk tetap berkontribusi bagi daerah meski sudah pensiun,” tutur Putut.
Acara pelepasan ini dihadiri oleh jajaran pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Jambi, mitra kerja strategis, serta para penyuluh KB, sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian panjang Putut Riyatno dalam membangun kualitas keluarga di Provinsi Jambi. (*)
