Ketua Dprd Sungai Penuh Fajran meminta kepada satgas penanganan covid 19 agar mengkaji lebih dalam terkait penerapan penyekatan di jalur puncak pada saat ppkm level 3.
“jika memang membutuhkan penyekatan diaktifkan kembali maka kita (DPRD) sangat mendukung langkah satgas penanganan covid 19. Jika tidak melakukan penyekatan di jalur puncak maka takutnya kecolongan karena bebasnya keluar masuk ke Kota Sungai Penuh maupun sebaliknya,” Katanya
Jelang libur natal dan tahun baru biasanya kota Sungai Penuh ramai dikunjungi dari warga luar kota. Dengan adanya penyekatan untuk mengantisipasi terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi covid 19 di Sungai Penuh.
Disamping itu juga agar mempertahankan zona hijau yang telah ditetapkan tim pakar satgas penanganan covid 19 Provinsi Jambi.
Fajran menjelaskan untuk secara teknis penyekatan di jalur puncak, tim satgas penanganan covid 19 lebih memahaminya, bisa saja teknisnya sama dengan penyekatan sebelumnya yang melibatkan Polri,TNI,Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan dinas terkait.
Tim satgas akan memantau penerapan prokes bagi pengendara yang melintasi jalur tersebut, salah satu diantaranya memakai masker. (dry)