Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Al Haris, Ketua DPRD Jambi M. Hafizh, Kapolda Jambi Krisno H. Siregar, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, Danrem 042/Gapu, Kabinda, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.
Rapat ini digelar untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran yang diperkirakan meningkat signifikan tahun ini.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa perayaan Idul Fitri merupakan perhelatan besar yang membutuhkan persiapan matang dari semua pihak.
“Ini perhelatan yang sangat besar. Bayangkan arus mudik dan arus pulang nanti pasti luar biasa. Kalau tidak kita kelola dengan baik, tentu bisa menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujar Al Haris.
Gubernur menjelaskan, berbagai aspek harus menjadi perhatian bersama, mulai dari kelancaran arus lalu lintas, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, kemacetan panjang saat mudik maupun lonjakan harga kebutuhan pokok bisa memicu keresahan masyarakat jika tidak diantisipasi sejak dini.
Karena itu, Al Haris meminta seluruh jajaran pemerintah daerah hingga instansi terkait di kabupaten dan kota untuk terlibat aktif dan menjalankan perannya masing-masing.
“Semua level di kabupaten dan kota harus ikut terlibat. Ini penting karena tugas kita adalah melayani masyarakat, khususnya warga yang akan merayakan Lebaran,” katanya.
Al Haris juga menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah memastikan semua pihak dalam kondisi siaga.
“Kita harus siaga. Pastikan semuanya lancar, aman, stok kebutuhan tersedia, dan petugas juga siap,” tegasnya.(*)
